Sebenernya udah lama pengen nyobain makan sushi… Kesampean pas ikut kursus bahasa Inggris. Lho?!?!?!? :) Hari itu pas lagi ada sesi demonstrasi masak. Salah seorang teman asal Korea mempraktekkan how to make basic sushi yang bisa dimodifikasi sesuai dengan selera kita.
Eh ternyata……buat para penggemar sushi…kudu ati2 lho….sushi2 yang banyak dijual di resto2 or di food court belum tentu halal coz ternyata sushi versi asli memakai cuka beras yang ada kandungan alkoholnya sebagai campuran adonan nasi nya !!!
Begitu sang teman tau klo dominan teman2 kursus adalah muslim dan cuka berasnya tidak halal, jadilah dia praktek tanpa memakai cuka beras tersebut. Dan……enak juga ternyata sebagai camilan di sela2 kursus. Begitu ada kesempatan di rumah, aku langsung praktek. Ampe sekarang, udah berapa kali yaaa bikin buat bekel pergi jalan2, buat tajil buka puasa di rumah, terakhir….dimodifikasi lagi buat hantaran tajil buka puasa di rumah teman. Penasaran? It’s easy to make it.

Bahan:

  • Nasi khusus tuk bikin sushi (beras sushi nya ada dijual di Mix Indonesian Groceries) … klo gak ada, bisa dibikin dari beras ketan kok.
  • 0.5 bungkus Seasoning Mix, terdiri dari campuran seaweed, biji wijen dan potongan buah plum (bisa dibeli di Hongkong Asian Groceries)
  • 1 batang wortel diserut
  • 2 ons minced beef or minced chicken or scrambled egg
  • 2 siung bawang putih cincang
  • garem secukupnya
  • kecap manis secukupnya (optional)
  • 2 sdm minyak tuk menumis
  • 2 lembar nori yang besar (bisa dibeli di Mix Indonesian Groceries)

Bahan saos cocolan:

  • 1 botol kecil soy sauce
  • beberapa potong cabe rawit, ulek or bisa pake Sambel Bakso yang udah jadi
  • Kecap manis

How to make:

  • Tumis daging or ayam cincang or scrambled egg (suka suka..sesuai selera en tgt bahan yang ada di rumah tentunya:p ) dengan serutan wortel, bisa ditambahin kecap manis dikit klo suka. Sisihkan
  • Campur nasi sushi or nasi ketan hangat dengan 0.5 bungkus seasoning mix, aduk rata
  • Ambil 1 lembar nori dengan permukaan mengkilap menghadap ke bawah
  • Tuang adonan nasi di lembaran nori (hampir menutup seluruh permukaan, sisakan sedikit tuk ruang gulung menggulung)
  • Taro & ratakan 2-3 sdm tumisan ayam/daging/telur + wortel serut di permukaan adonan nasi
  • Gulung sambil sedikit ditekan2 (kayak bikin kue bolu gulung)
  • Setelah jadi 1 gulung, potong jadi 2 bagian di tengah, selanjutnya tiap bagian potong lagi jadi 2 bagian, dan potong lagi tiap bagian jadi 2 bagian kecil
  • Lakukan hal yang sama tuk gulungan yang kedua
  • Tata di piring saji
  • Sebenernya saus cocolan yang asli cuman pake soy sauce doank…tapi bagi lidahnya yang belum terbiasa dengan rasanya yang agak aneh itu, saos cocolannya bisa dimodif dengan dicampur kecap manis dan cabe rawit

Sushi_2

Gampang, khan?:) Setelah dimodif, lumayan kena kok di lidah para Indonesian:p Selamet mencoba …….

October 14th, 2007 at 2:55 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Ramadhan…..
Kerabat, sodara & teman2 di Indonesia banyak yang mengira Ramadhan di Ostrali bakal kesepian & kangen makanan khas ramadhan layaknya di Indonesia. Padahal…….alhamdulillah…………walo di Ostrali, suasana Ramadhan tetep bisa kami rasakan.
Mulai dari heboh bangun saur, saling membangunkan housemates tuk saur, suasana rame di dapur tuk ngangetin makanan saur, heboh nyiapin tajil tuk berbuka, asiknya nunggu waktu berbuka di rumah (sebagai gantinya suara beduk, ada salah seorang housemate kami yang selalu memukul body mesin cuci dengan irama beduk magrib:p ),safari ramadhan buka bersama di rumah teman, buka bersama & sholat tarawih di mesjid.
Soal makanan?!?!?!?!
Karena semua bahan makanan lengkap tersedia di toko2 Asian Groceries (Mix, Hongkong, Springvale, Dandenong Market), makanan tajil pun tetep bisa kami rasakan kok. Klo ada yang bilang pasti kangen ini itu pernak pernik ramadhan di Indo….wah di sini kami juga makan kolak pisang, cendol, bubur kacang ijo, bubur ketan item, bala2, baso tahu, mie ayam, es buah cincau kolang kaling, ketimus, ketan plus sarikaya, pisang goreng, bahkan…..kurma !!! Banyak sodara2 kami di Indo yang gak percaya, padahal memang begitu adanya :) Jadi klo ada yang bilang "masa?!?!?" …….  yaaa….terserah deh:)

October 13th, 2007 at 7:13 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Ya Allah Ya Rabb…beri aku kekuatan & kesabaran dalam menikmati Ramadhan kali ini…

Hmm…ada aja ulah Kaka Ofal pada Ramadhan kali ini yang nyaris bikin ibunya marah (kesel, jengkel)…mendadak jadi ogoan en rewel teu puguh, susah makan, gak mau num susu, etc. Kata Ayah mah….gogoda bulan puasa,ujian dari anak…..
Berawal dari sakit…batuk & demam tinggi,menyusul sariawan, gak selera makan…ampe harus dicekok makan en minum biar gak lemes biar obat bisa masuk, eh keterusan gak mau num susu en jadi ogoan………..

Ya Allah…beri hamba Mu ini kesempatan tuk jadi pelita rumah tangga yang sholehah…….smoga aku bisa melalui ujian Ramadhan kali ini………

September 20th, 2007 at 10:43 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Yang beken di dunia,terutama bagi US adalah 911…ya,sejak WTC kebanggaan negara adidaya itu hancur tak bersisa beberapa taun silam.

Tapi….bagiku kalah beken tuh ama 912 :)

Akad1_2
Klo gak ada 912, gak mungkin lah ada Kaka Ofal sekarang, gak mungkin aku ada di Aussie sekarang.Semua bermula 3 taun lalu, ketika ijab kabul berlangsung di satu minggu pagi pada saat long weekend di Bandung, dirayakan banyak orang,dihadiri handai taulan, kerabat, rekan sejawat, etc.

912 taun ini, cukup kami rayakan bertiga…(he he he…gak mungkin kan cuman berdua ajah, walo emang pengen, lha kaka Ofal mo dikemanain:p ). Iya, bertiga, setelah taun pertama kami masih disibukkan dengan acara bergadang karena bayi, Kaka Ofal masih 3 bulan waktu itu, taun kedua kami berdua saling berjauhan,beda negara, beda benua. Kini, cukup makan sore bertiga ke luar, skalian munggahan, diiringi doa bersama sebelum makan dipimpin oleh Ayah sementara Kaka Ofal tetep asyik ngunyah kerupuk udang:p

Wed_4


Happy 3rd Anniversary :)

September 13th, 2007 at 6:07 am | Comments & Trackbacks (4) | Permalink

He he he plano buanget yaaaaa……….

Participants
Last month I took "Urban Planning & Heritage Control Short Course" , held by Deakin University for 2 days. It was on 16th & 17th August. I was the one & the only Asian participant while others came from US, Germany, Italy & Australia. It was a nice course (lumayan lah….setelah lama gak ada kegiatan, setidaknya bisa buat "bekel" back to my campus :p ). Two weeks before the course, the course coordinator sent me the reading materials. It was quite thick, but I thought it was essential for my additional teaching materials. There were heritage history in the Australian planning scheme; heritage law & Australian Planning Act; and some best practices heritage preservation in the US, European & Asian countries.

First Day, 16 Aug
In the first day, we learned about the economic value of heritage. What the advantages of heritage for urban planning. The instructor also shown us nice pictures about heritage building preservation in Melbourne. In the afternoon session, it was quite hard & difficult material about Australian Planning Law.

Second Day, 17 Aug
The first session in the second day was started by Australian HeritageGlass_house Listing. After lunch break, we went to the City for our heritage field trip.
First, we saw a nice house that was renovated by the owner using painted glass
material. The owner still preserved his old house model. It seemed that the house was still the same with other old houses around it though it was only on the painted glass material.


South_melb_1
Then
, we went to South Melbourne Town Hall. The heritage area was almost similar with Indonesian Alun-alun style. In front of the town hall, it was open space and it was surrounded by the old post office, the  old police office & law court. The old buildings were preserved physically and were given the new functions.


Finally, we went to 60L Green Building on Leicester St. It was one of the 60l_green_building_2
sustainable buildings in Melbourne. The facade actually represented the old building.However, when we came into the building, it was the modern style one. It used the glass material for the wall for each rooms, smoking & mobile phone were prohibited in the building area, there was roof garden, there was natural environment in the area, there was solar energy measurement to control energy efficiency use in the building, they also had recycled the rainwater in the storage tank.
Rainwater_storage_tank_4
Natural_1
No_mobile_1
Solar_energyRoof_garden






Hmm..can Indonesia reach the sustainable development? It is our duty to make it real. Come on guys, lets support the heritage preservation in the urban planning context to achieve our sustainable development, for our Indonesia.

September 9th, 2007 at 10:25 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Judulnya siy 17 an…..tapi acaranya tanggal 11 Agt :p

17an_di_melb_1

Yup, MIIS (Monash Islamic Indonesian Society) ngadain acara memperingati Kemerdekaan Indonesia. Ada food bazaar, aneka makanan khas daerah (sesuai daerah asal penjualnya:p ) dijual dengan harga rata2 cuman 5 dolaran. Ada pisang epe’, singgang ayam, pempek palembang, siomay bandung, klepon, lupis, tape singkong, martabak manis, mie baso, coto makassar. Pas dateng, lg acara nyanyi lagu Indonesia Raya.

Lomba_busanaTrus, tiba2 Ibu Ingkan ditodong buat jadi juri lomba peragaan busana anak2. Coz Bapak Konjen beserta istri juga hadir, jadilah Ibu Konjen didaulat tuk jadi juri kehormatan. Keren2
lho mereka, dengan tingkah malu2 en lucu mereka bergaya dengan baju daerahnya. Walo namanya lomba, semua anak dapet hadiah. Eh Kaka Ofal juga penasaran pengen dapet hadiah:p Kaka Ofal ikutan balap kerupuk…menang….sebagai juara krupuk paling utuh!!!! ha ha ha ha   Iya, Ofal bingung….katanya disuruh maem krupuk, tapi kok gak boleh dipegang, digantung pula:p


Ayah_lomba_kelereng
Ibu Ingkan ikutan lomba tim mindahin hula hup. Kalah siy grup ibu2nya. Gak papa, yang penting kan ikut ngeramein acara;) He he he Ayah Yudi ikutan lomba kelereng:p Sempet keilangan kelereng pula:))


eh iya, pengumuman….mentang2 17 an, Ibu Ingkan perdana nyetir mobil di Melb!!! He he he sombong amat yee :p Masih agak deg2an siy :p

August 11th, 2007 at 12:03 am | Comments & Trackbacks (1) | Permalink

Hmm…ngasih apa yaa buat ulang taun Ayah????????????????
Inget punya bebek…..ready roast duck di freezer….ok deh kita nyoba bikin bebek panggang:)

Rabu 8 Agt siang, beres ngasih Ofal makan siang, siap2 pergi baek bus….pertama ke Monash Health Centre, Ibu Ingkan mo cek darah…he he he mestinya bulan Juni begitu pulang dari Queensland kemaren….cuma keburu males:p Lagi treatment ama dokter gara2 migren & gejala hypertiroid, mo pap smear juga, buanyak ya treatmentnya…mumpung gratisan pake insurance:p Beres dari clinic, Ibu & Ofal lanjut pergi ke Clayton, beli fruit salad & vanila custard…mo bikin puding coklat buat Ayah:) Demen buanget Ayah ama puding coklat… 
Nyampe rumah, setelah sholat, bikin puding coklat deh. Malemnya, pudingnya udah agak dingin, nyiapin vanila custard dicampur fruit salad, masukin dulu puding & custardnya ke lemari es, ngeluarin bebek dari freezer buat besok pagi. Eh, selain di loyang puding, sengaja dibikinin spesial di mangkuk kecil buat hantaran jam 12 malem …..

Jam 00.00 teng 9 Agt…sengaja ngebangunin Ayah….Happy Birthday, Mas ….. dengan hantaran semangkuk puding coklat :)

Subuh2…..seperti biasa, nyiapin susu Kaka dulu en sarapan Ayah sebelum kerja. Beres, langsung deh ngutak ngatik bebek. Walo udah di luar semalem, tu bebek masih agak keras, didefrost dulu deh 6 menit. Pertama, bingung….dibumbuin apa yaaa??????!!!! Belum pernah bikin,bo!!! :) Klo menurut petunjuk masak di kemasannya sih cuman dibalur garem & merica doank ….. Ya udah deh, subuh2 bereksperimen lah Ibu Ingkan di dapur dengan seekor bebek besar:p Dibalurlah sang bebek dengan:
garam & merica….
plus bawang putih yg udah dicincang…..
plus All Seasoning ….
plus minyak wijen …..

Balur seluruh permukaan bebek, termasuk rongga badannya dengan ramuan bumbuDuck_1
hasil eksperimen:) Diemin setengah jam, panasin oven 190 drjt. Dipanggang deh……2 jam!!!! ampe coklat….. 1.5 jam pertama permukaan atas, kemudian 0.5 jam berikutnya, balik……  Sungguh menggoda wanginya:) Taro di pinggan, hias dengan sayuran yang udah direbus bentar & dikasih mentega.

Duck_2
Biar tambah ok, di wrapping dulu….dengan sehelai kertas ucapan "Happy Birthday to Our Beloved Ayah…dari Ibu Ingkan & Kaka Ofal" plus setangkai bunga tulip imitasi (he he he dapet minjem dari Ua Herli)…….tampak rapi di atas meja sebagai ungkapan cinta:)

August 10th, 2007 at 11:47 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Setelah ikutan Belly Dancing, penasaran juga ikutan Mother’s Group nya NH tiap kamis pagi jam 09.30-11.30, mumpung deket rumah. Pas liat di bukletnya NH, fee nya cuman AU$ 2 per week.

So, tanggal 2 Agt yang lalu, setelah beres sarapan, mandiin & ngasih makan Ofal, siap2lah aku en Ofal pergi ke Notting Hill NH. Absen dulu, bayar AU$ 2 (kayak masukin kencleng gt deh).Nyampe sana udah ada beberapa ibu2 dengan anak2 mereka. Hi hi hi ternyata, Mother’s Group itu semacam arisan RT kayak di Indo gt deh…. ibu2 lingkungan sekitar dateng bawa anak2, ngobrol2 sementara anak2 maen2 di playground (ada luncuran, ayunan, jembatan kayu, mobil2an, bak pasir,etc), ada juga ibu2 yang jualan produk Avon, saling menjaga anak, pada sumbang2 bawa makanan kecil (kue2 & roti selai). Ibu2 yang ada menuliskan nama berikut jenis minuman yang disukai (teh
or kopi, berapa sendok gulanya, pake susu or not) di secarik kertas
& ditempel di dinding dapur. Pada giliran membuatkan minuman  & nyuci gelas2 yg sdh dipakai.  Selain outside, anak2 juga bisa maen inside the room, ada boneka2an, hewan2an, buku cerita, etc. Ngobrol2???? Iya, ngobrol2 santai aja, tentang anak, makanan, termasuk obrolan tuk nambah2 aneka maenan anak2 lg.

Yaaa lumayan lah…latihan listening & speaking english dengan ibu2 laen, ngasih kesempatan Kaka Ofal maen dengan anak2 laen. Bodor yaa, waktu masih di Sadang Serang gak sempet ikutan arisan RT lantaran selalu bentrok dengan jadwal ngajar sore. Eh malah ikutan arisan di Aussie…gaya bener:p Jadi, tiap Kamis pagi, Ibu Ingkan & Kaka Ofal punya jadwal baru…….ibu ikutan Mother’s Group….Kaka Ofal ikutan Playgroup :)

August 10th, 2007 at 11:07 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Sebenernya udah agak lama tiap kali browsing nemu web uni2 yang ngadain public seminar & discussion yang free.Cuma ya itu, susah mengklopkan jadwal dengan Ayah biar Kaka ada yang jagain.
Iseng browsing rabu malem, nemu public seminar yang cukup bagus dengan tema Rebuilding Sustainable City: Housing Challenge di Centre for Design nya RMIT yang akan diadakan Kamis sore. Kebetulan, Ayah kan lowong tiap Kamis gak ada kuliah & praktikum. Wah langsung deh pagi2nya sibuk nelp ke RMIT buat nanya masih ada tempat gak.Unfortunately, tiap nlp gak ada yang angkat, titip pesen deh ke mesin penjawab:( Duh udah pesimis aja neh….
Jam 4 kurang, menjelang pules bobo sore nemenin Kaka, hp ku bunyi….tlp dari RMIT ngabarin msh ada tempat en bisa gabung diskusinya. Menjelang 16.30 Ayah pulang (abis nganterin temennya yang dari Queensland jalan2), siap2 deh kita pergi ke City sekalian nganterin temen Ayah.
Nyampe di city, langsung deh catch the tram to go to RMIT di Swanston st, nemu gedung 8, lantai 5, masuk ke Research Lounge.Agak telat sih…..coz udah lama gak nemu suasana akademik, listening ku perlu dilatih lagi neh……perlu waktu hampir setengah jam tuk bisa menikmati alur presentasi si pembicara 1.Englishnya agak susah ditangkep…..researcher dari UK. Inti pemaparan dia tentang pentingnya penghematan energi dari tiap rumah tangga tuk mengurangi emisi karbon tuk bisa mencapai sustainable environment demi sebuah sustainable city.
Pembicara kedua, dari Victoria Building Commission, nah….englishnya gampang ditangkep en dicerna, lebih jelas ucapan2nya. Beliau ini menjelaskan tentang implementasi building code untuk setiap new construction tuk mengontrol pemakaian energi rumah tangga.

Jadi semangat neh….ngejar2 free public seminar & discussion…..biar otak gak melempem…..biar ada yang bisa dilaporin ke kampusku, gak hanya kembali dengan tangan kosong setelah berlibur cuti di luar tanggungan setaun di negeri orang:p

July 27th, 2007 at 8:44 am | Comments & Trackbacks (0) | Permalink

Berawal dari iseng baca Monash Jurnal….iseng cari2 kursus bahasa inggris deket rumah.Pas nemu advertisement nya, duh kok keci buanget yaa tulisannya….ampe pusing bacanya. Eh….gak taunya ada buklet Neighborhood House (NH) yang menyelenggarakan berbagai kursus dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat (sangat murah bahkan).

NH ini merupakan lembaga yang dikelola community setempat yang dibantu oleh Pemerintah Victoria untuk melayani masyakarat. Buklet yang aku baca bukletnya Mulgrave NH. Pas nyari2 kursus yang cocok, eh ada English Academic Writing, English Conversation, and Belly Dancing (hi hi hi …suer, awalnya aku gak tau Belly Dancing itu apa….kata Ayah sih tari perut…ah iseng aja, sekalian pengen tau:p ) Asyiknya lagi kursus yang aku minati ternyata diselenggarakan di Notting Hill Campus (bekas Westerfield Pre School yang udah tutup), deket rumah, cuman 4 menitan jalan kaki dari rumah. Dengan semangat, ceritanya neh….berangkatlah mendaftar ke MNH di Suva St. Eh, nyampe sana, mereka bilang, sayang….coz kurang peminat, kursus English di Notting Hill Campus nya gk diselenggarakan, mungkin next term ada. Ya sudahlah….akhirnya cuman daftar tuk ikut Belly Dancing tiap hari Rabu jam 19.30-21.00.

Rabu, 25 Juli jm 19.20
Berangkatlah aku dari rumah ke Notting Hill Campus.Sampe sana udah ada beberapa orang.Masuk, ngisi absen dulu. Eh…gurunya udah dateng.Putih (ya iyalah…bule:p ), tinggi, langsing, pake baju senam, tapi kok….eh pake apa ya dia di pinggangnya….semacam selendang tapi kok ada krincing2nya. Ah mode kali, pikir gw. Peserta lain dateng neh, eh…tapi ibu2 semua….ibu2 & nenek2 yang ndut2 gitu….wah, gw paling muda neh:) Tapi eh, kok peserta laen, walo pake training set jg kayak aku, juga pake selendang krincing2 yaaaa?!?!?!?

Hip_scarve_1
Semua peserta ambil posisi, sebelum pemanasan, gurunya menjelaskan sedikit tentang Belly Dancing. It is a sexy traditional middle eastern dancing style (Arab, Egypt, India, Turkey, Pakistan etc). Fokus gerakan di pinggul, tangan, en otot dada & punggung. Dan selama latihan, biar kita tau gerakan pinggul kita bener atau nggak ya pake bantuan selendang krincing2 yang dililitin di pinggang….belakangan gurunya baru menjelaskan namanya hip scarves :)

Pemanasan dimulai dengan gerakan2 untuk melancarkan pergerakan lengan and pinggul.  Hi hi hi…selama latihan tiba2 gw serasa jadi a sexy dancer:p Sebenernya kostum belly dancing ini bener2 sexy lho…..kliatan perut:p Klo penari prof mah jelas harus langsing lah:) Penari_2_1  Eits…jangan membayangkan yang aneh2 ya, selama latihan Penari_3_3mah kita2 gak pake yang aneh2 kok…tetep pake training set kok:) Sexy belly dancing costume cuman dipake pas pertunjukan. Tenang….gw gak akan tampil di mana2 kok:p Gw ikutan belly dancing cuman sekedar pengen tau en biar ada kegiatan, sekalian olahraga juga, coz lumayan bikin keringetan lho. 

 

July 26th, 2007 at 10:01 pm | Comments & Trackbacks (0) | Permalink